Waktu beberapa minggu lalu ramai berita mengenai penyelundupan burung kakak tua jambul kuning yang dimasukan ke dalam botol air mineral, saya berfikir kok bisa manusia setega itu menyiksa mahluk hidup yang dimata saya mempunyai bentuk dan ciri yang indah tersebut.
Kebetulan, anak saya secara tidak sengaja juga smpat beberapa kali menyaksikan berita mengenai kejadian ini di televisi. Namanya anak-anak, saat itu mereka punya banyak sekali pertanyaan mengenai burung kakatua ini yang saya tidak bisa jawab semuanya.
Lalu saya berfikir, kalau begitu saya akan ajak mereka langsung ke Taman Burung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang memang ditunjuk secara resmi menjadi posko pengembalian dan juga penangkaran burung ini yang digerakan pemerintah melalui gerakan #saveJambulKuning. Sekaligus juga melihat jenis-jenis burung lainnya yang memang menjadi koleksi taman burung tersebut.
Kami tiba di TMII pagi sekitar pukul 10:00, sangat mudah menemukan taman burung ini, ada banyak petunjuk yang akan mengarahkan anda kesana. Setelah membayar tiket masuk sebesar Rp 20,000/orang (harga sama untuk weekend dan weekdays) kami langsung masuk menuju taman burung dan langsung disambut oleh si Jambul Kuning!
Anak-anak sangat gembira! mereka bukan hanya bisa melihat secara langsung burung lucu tersebut namun bisa berfoto, menyentuh bahkan meletakan di pundak.
Kami lanjut masuk kedalam untuk melihat koleksi taman burung. Taman ini menurut saya punya koleksi burung yang cukup lengkap mulai dari kakatua, elang, gagak, beo, parkit, burung hantu sampai flamingo dan masih banyak lagi.
Tips dari saya, kalau mau jalan kesini siapkan uang receh Rp 5000 ya, karena didalam akan ada banyak sekali tawaran untuk berfoto bersama burung dengan biaya Rp 5,000 untuk satu kali foto.
Setelah lelah berputar-putar, dipintu keluar anda akan langsung disambut oleh rentetan warung yang menjual banyak sekali makanan dan minuman. Harganya tidak terlalu mahal kok, saya waktu itu makan soto ayam seharga Rp 15,000 dan minum es teh manis Rp 8,000. Ada juga air kelapa muda , pop mie dan banyak lagi
Seru, itulah yang bisa saya ungkapkan mengenai taman burung ini, mudah-mudahan makin banyak keluarga yang berkunjung kesini sehingga taman ini bisa terus eksis!
Thursday, 30 July 2015
Friday, 15 May 2015
Minggu Pagi di Taman Langsat
Hellooo... kali ini saya mau coba sharing tentang Taman-taman di Jakarta, mungkin khususnya di Jakarta selatan aja dulu kali ya.
Saya dilahirkan di Jakarta selatan, daerah Radio Dalam lebih tepatnya, sejak kecil saya sering banget diajak ibu saya ke pasar Mayestik yang ada di Jl Kyai Maja, Jaksel.
Sementara kakak laki-laki saya juga beberapa kali ngajak saya main ke pasar burung (hewan) di Barito. Pastinya setelah dewasa pun beberapa kali saya juga main ke Barito ini.
Sementara kakak laki-laki saya juga beberapa kali ngajak saya main ke pasar burung (hewan) di Barito. Pastinya setelah dewasa pun beberapa kali saya juga main ke Barito ini.
| Tanaman Teratai di Taman Langsat |
Nah, di daerah deket-deket situ itu, tepatnya dibelakang Barito dan di seberang Mayestik, ada satu taman yang sering banget saya lewatin, taman yang teduh, ada kali kecil ditengah-tengah dan juga pohon yang rindang, enak banget deh kelihatannya.
Tapi niat saya untuk main kesana selalu tidak kesampaian karena temen-temen saya waktu ABG selalu ogah kalau diajak kesana, alasanya, hmmm ... ada banyak cerita-cerita yang beredar bahwa taman tersebut angker! Hadeuh!
Sampai akhirnya (saya lupa kapan tepatnya) pada sekitar pertengahan 2014 taman ini diresmikan kembali oleh Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama.
Nah, minggu lalu akhirnya saya dateng langsung ke taman ini mengajak anak anak, istri dan sepupu. Tidak lupa saya bawa bola tendang buat main disana hehehe
Ternyata taman ini jauh dari kesan angker kok, malahan sangat teduh dan cocok buat jogging, ada lapangan badminton nya juga loh.
Taman Langsat dan Ayodya terletak bersebelahan, kalau di Taman Ayodya anak anak bisa main pasir, main ayunan, dan beberapa alat permainan lainnya.
![]() |
| Mainan Anak di Taman Ayodya |
Sementara di Taman Langsat kita bisa jogging karena memang ada jalan setapak yang bisa juga
berfungsi sebagai jogging track.
| Main Bola di Taman Langsat |
Cukup lama kami menghabiskan waktu disana, anak-anak seneng banget karena bisa bebas lari-larian kesana kemari malahan sambil guling-gulingan.
![]() |
| Taman Langsat |
Saat itu juga saya inget ucapan Gubernur DKI yang sempet membantah mitos angker yang melekat pada Taman Langsat . "Supaya orang nggak datang ke situ supaya orang bebas pacaran. Orang pengen pacaran enggak diganggu" Begitu katanya waktu itu heheh ada ada aja ya...
| Mainan di Taman Ayodya |
![]() |
| "Run , Baby Run!!" |
![]() |
| Taman Ayodya |
Tuesday, 10 February 2015
Arti Lagu No Woman No Cry Bob Marley
Tanggal 6 Febuari lalu Bob Marley berulang tahun, rasa-rasanya sudah tidak perlu berpanjang cerita lagi untuk menjabarkan siapakah sosok yang satu ini.
Musisi yang wafat pada tahun 1981 ini memang karya-karyanya tidak lekang dimakan zaman dan juga mempunyai fans ataupun penikmat karya karyanya dari berbagai generasi.
Ada satu buah lagu Bob Marley yang sempat menjadi hits diberbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia, yaitu lagu "No woman No Cry".
Saya sendiri sering menyanyikan lagu ini sambil nongkrong bersama teman-teman pada waktu saya masih SMP sekitar tahun 1995.
Tapi ada satu hal yang membuat saya "gatal" sampai akhirnya merasa harus menuliskan nya di blog ini , yaitu tentang pesan yang ingin disampaikan Bob ataupun arti dari lagu "No Woman No Cry" ini.
Lagu ini dulu sering dinyanyikan oleh teman teman saya yang habis diputusin pacar, habis ditolak cewek, ataupun mereka-mereka yang merasa hidup akan lebih baik dan lebih bebas tanpa ada pacar atau cewek, waduh!
Secara tekstual memang No Woman No Cry akan mudah diartikan menjadi "Gak ada Cewek Jangan Nangis" atau "Gak ada cewek gak ada tangisan" , namun tahukah kita bahwa ternyata bukan itu pesan yang ingin disampaikan Bob Marley.
Bob memang bukan tipe penyanyi yang doyan membuka apa arti dibalik syair syair lagunya, namun untuk No Woman No Cry ini diyakini bahwa lirik lagu ini bukan sama sekali tentang meremehkan wanita.
Lagu ini sebenarnya adalah ungkapan hati Bob kepada istrinya Rita. Pada masa awal pernikahan nya Bob dan Rita tinggal di lingkungan miskin di Trench town, Kingston, Jamaica. Bob saat itu sering sekali harus meninggalkan Rita untuk pergi keluar kota untuk bekerja.
Tengok saja di bagian refrain, Bob mengulang ulang kata "little darlin" dan juga "dont shed no tears" yang seakan ingin membesarkan hati Rita.
Ya memang reff dan skaligus judul lagu ini yang sering menjadi rancu, "No Woman No Cry" yang mana dalam bahasa Jamaica sebenarnya memiliki arti "No Woman Dont Cry".
Sekilas itu saja yang bisa saya bagi mengenai NO Woman No Cry ini. Jadi buat temen temen yang waktu ABG diputusin cewek trus langsung "nyekek botol" sambil gitaran nyanyi teriak teriak noooo womaan nooo cryyy!! Silahkan tersipu sipu ya
Dan buat teman teman yang betah menjomblo, silahkan cari theme song lain untuk menyemangati hari hari mu :))
#HappyBirthdayBobMarley
Tuesday, 15 April 2014
Pernah Suatu Waktu ..
Pernah suatu waktu aku melawan Ibu, kamu hanya menggeleng dan mengucap istigfar sahdu
Pernah suatu waktu aku memaki Nenek, kamu kemudian menatap tajam tanpa bicara apapun
Pernah suatu waktu aku pura pura lupa jadwal kita mengaji, kamu malah menanyakan kapan ada waktu?
Pernah suatu petang dibulan Ramadhan, kami duduk kekenyangan setelah berbuka, kamu tiba-tiba sudah wangi menuju Isya
*******
Pernah suatu waktu semua memusuhiku, kamu berkata hentikan sebelum bertambah hancur
Pernah suatu waktu aku begitu takut karena ulahku, kamu yang pertama datang mentertawaiku
Pernah suatu waktu aku ragu-ragu, kamu selalu bisa meyakinkanku dengan pengetahuanmu
Pernah suatu pagi aku pulang kerumah dalam keadaan mabuk, aku tertampar dengan Subuh mu yang ada tepat didepan mataku
*********
"Pernah datang suatu waktu ketika aku dan yang lainnya akan mengingat-ingat betapa kami sangat amat kehilangan mu"
(Mengenang Anak, Kakak, Suami, Ayah, Guru, Kawan, dan Sahabat kami tercinta : Ahmad Zulfan, 14 Maret 1976 - 11 April 2014)
Wednesday, 18 December 2013
Hari yang terasa panjang dan waktu yang cepat berlalu ...
Aku sangat menikmati menyiapkan sarapan pagi untuk kalian karena cepat atau lambat pasti kalian akan memilih menu kesukaan kalian sendiri dan menolak menu yang aku siapkan.
Setiap pagi aku sangat "excited" memasak bekal untuk kalian bawa ke sekolah karena aku sadar tak berapa lama lagi kalian mungkin akan malu atau malas untuk membawa makan dari rumah dan lebih memilih untuk makan bersama teman-teman kalian.
Akupun sangat menikmati kericuhan dipagi hari saat harus mengantar kalian ke sekolah, karena aku ingin ada cerita nanti kelak saat kalian dewasa mengenai ini, mengenai hal-hal konyol yang kita lihat dijalan setiap pagi, mengenai obrolan-obrolan "ajaib" kita diatas motor.
Aku juga sangat menikmati kata "I Love You Too" yang keluar dari mulut kecil kalian, walaupun harus ku paksa terkadang untuk mengucapkannya, karena aku sadar suatu hari nanti kalian bisa saja tidak suka dengan cara pandangku dan berteriak "I Hate You" ke muka ku !
Tidak akan bisa ditukar dengan apapun menyaksikan kalian masuk kedalam kelas, bagaimana terkejutnya kalian saat aku tiba-tiba ada disekolah untuk menjemput, ataupun sekedar melihat kalian berinteraksi dengan anak-anak lain.
Kalian adalah anugerah, pemberian luar biasa yang dititipkan Tuhan kepada aku dan Ibu mu, aku tidak ingin melewatkan satu pun kesempatan bersama kalian.
Setiap pagi aku sangat "excited" memasak bekal untuk kalian bawa ke sekolah karena aku sadar tak berapa lama lagi kalian mungkin akan malu atau malas untuk membawa makan dari rumah dan lebih memilih untuk makan bersama teman-teman kalian.
Akupun sangat menikmati kericuhan dipagi hari saat harus mengantar kalian ke sekolah, karena aku ingin ada cerita nanti kelak saat kalian dewasa mengenai ini, mengenai hal-hal konyol yang kita lihat dijalan setiap pagi, mengenai obrolan-obrolan "ajaib" kita diatas motor.
Aku juga sangat menikmati kata "I Love You Too" yang keluar dari mulut kecil kalian, walaupun harus ku paksa terkadang untuk mengucapkannya, karena aku sadar suatu hari nanti kalian bisa saja tidak suka dengan cara pandangku dan berteriak "I Hate You" ke muka ku !
Tidak akan bisa ditukar dengan apapun menyaksikan kalian masuk kedalam kelas, bagaimana terkejutnya kalian saat aku tiba-tiba ada disekolah untuk menjemput, ataupun sekedar melihat kalian berinteraksi dengan anak-anak lain.
Kalian adalah anugerah, pemberian luar biasa yang dititipkan Tuhan kepada aku dan Ibu mu, aku tidak ingin melewatkan satu pun kesempatan bersama kalian.
Si Kecil kena Penyakit Gondokan / Gondongan
Sore,
Jumpa lagi di catatan random saya ini hehehe, topik kali ini yang ingin saya bagi bersama anda adalah pengalaman saya mengenai penyakit gondokan atau gondongan pada anak-anak atau bahasa kedokterannya biasa disebut Mumps atau Parotitis.
Pagi itu, rutinitas kami dimulai seperti biasa yaitu menyiapkan anak-anak ke sekolah, istri saya memandikan Malik anak pertama saya (5th) dan juga sekaligus Kamil adiknya (4th), sementara saya menyiapkan bekal untuk mereka bawa ke sekolah dan setelahnya langsung memanaskan motor.
Semua berjalan normal saja sampai ketika Malik dipakaikan bedak dibagian lehernya dan tiba-tiba berteriak kesakitan, lalu istri saya meraba bagian yang sakit dan memang ada seperti benjolan kelenjar, saat itu ia berasumsi Malik terkena gondokan, tapi saya bilang mungkin itu bengkak biasa karena kelelahan.
Sore harinya saat saya dikantor, istri pun mengabarkan bahwa suhu badan Malik panas, nah barulah kami mulai sedikit yakin bahwa benjolah tadi mungkin saja gondokan.
Karena takut gondoknya akan menyebabkan nyeri berkepanjangan, sore itu juga Malik dibawa ke RS oleh istri saya, dan analisa dokter menyatakan bahwa memang itu adalah gondokan.
Setelah saya browsing mengenai penyakit ini, ada dua kesimpulan data yang saya dapatkan :
1. Penyakit ini disebabkan oleh virus dan merupakan "Self Limiting Disease" atau penyakit yang sembuh sendiri tanpa diobati.
2. Jika sudah pernah terkena penyakit ini, akan kecil kemungkinan untuk bisa terkena lagi, karena tubuh sudah menyimpan/menciptakan imun untuk penyakit ini.
Tapi, walaupun penyaki ini bisa sembuh sendiri tetep saya cari solusi supaya sakit atau nyeri yang dirasain si anak gak terlalu parah. Akhirnya dokter kasih antibiotik (mencegah terjadi komplikasi penyakit) Parasetamol (penurun panas dan pereda nyeri) serta CTM untuk membuat bengkaknya tidak terlalu besar.
2 hari pertama Malik setiap 6 jam sekali naik suhu nya sampai dengan 38c , setelah diminumi parasetamol baru perlahan turun dan bis abermain seperti biasa, kemudian dia juga merasa sakit dibagian bawah lehernya yang juga akan hilang setelah diberi parasetamol dan obat-obatan tadi
Barulah dihari ke 3 lehernya mulai membengkak hehehe...
Dari beberapa referensi yang saya baca, anak yang terkena gondongan akan mengalami susah makan karena sakit dibagian leher tadi, tapi untungnya Malik mampu makan seperti biasa.
Kemudian gondongan juga bisa menular melalui kontak langsung dan juga air liur, jadi untuk sementara Malik dan adiknya mendapat ekstra pengawasan dari kami, terutama mengenai alat makan dan minum, tidak boleh bergantian.
Lucunya, saat saya ceritakan tentang penyakit ini ke Oom saya dan juga saya jelaskan bagaimana Malik dan adiknya harus diawasi ketat supaya tidak menularkan gondokannya, si oom justru punya pendapat berbeda,.
Menurut dia, lebih baik adiknya ditularkan saja supaya bisa menjadi imun dan lebih baik kena saat masih kecil ketimbang dewasa nanti
Tapi kok saya ga tega ya heheheh, jadi biarlah secara natural jika Kamil memang harus terkena nantinya, dan mudah-mudahan tidak saat dia dewasa.
Oh ya selama sakit ini malik juga izin dari sekolahnya selama 5 hari karena takut menularkan ke anak-anak lain.
Alhamdulilah dihari ke lima, Malik sudah sembuh dan bisa beraktifitas seperti biasa lagi.
Terakhir, saya sempat ditelpon ibu saya saat beliau tau mengenai cucunya yang sakit gondokan, dia menyarankan supaya diberikan BLAO disekitar bengkaknya. Nah saya sih nurut-nurut aja ( maksudnya mengiya kan saja supaya cepet hehehe)
Sambil penasaran, saya cari apa hubungannya antara blao dengan penyakit ini, saya gak nemu. Tapi, ada satu penjelasan yang menurut saya masuk akal tentang blao ini.
Jadi si anak dibaluri blao supayaa dia malu dan gak mau main keluar rumah karena wajahnya yang belepotan, dengan demikian si anak akan terpasa dirumah dan beristirahat, sekaligus tidak berinteraksi dan menularkan penyakit tersebut heheheh ... iya juga ya ...
18 Des 2013
Thursday, 21 February 2013
Pengalaman Sidang Tilang di Pengadilan
![]() |
| ppic: solicatlantara.blogspot.com |
Jadi begini... kira-kira 2 minggu lalu saya kena tilang dikawasan Cilandak. Waktu itu sedang diadakan razia oleh polisi lalu lintas tepat didepan gedung Talavera Cilandak, Jakarta Selatan.
Nah, apesnya saya kena diberhentiin, yaudah deh saya langsung kebayang "wah urusan deh nih". Karena kebetulan saat itu SIM saya masih hilang (keselip ga tau dimana).
Yaudah deh singkat cerita, siang itu saya ditilang dan bakalan disidang 10 hari kemudian, yaitu kemarin tanggal 15 Febuari 2013.
Rasa BT plus kesel sambil sedikit deg-degan campur aduk, maklum semenjak tahun 2006 saya mulai rutin naik motor, ya baru ini sekali-sekalinya kena tilang dan harus dibawa ke pengadilan.
Sejak 2006 terhitung saya 5 kali kena tilang, 2X dilepas karena motor masih baru (baru sebulan beli) belom sempet bikin SIM, 1X dilepas karena surat-surat lengkap dan saya cuma salah masuk jalur mobil beberapa meter sebelum bunderan HI.
Yang ke-4 saya kena jam 1 pagi didepan pasar Blok-A dan digiring sama oknum polisi kebelakang Polres, disitu didata dalam gelap bareng 4 bikers lain, malesin banget bayar aja deh ditempat 50ribu. Lah ini yang ke-5 kena deh ke sidang heheheh...
Hari yang ditungu-tunggu tiba, saya udah siap-siap mau berangkat jam 7 pagi, soalnya sidangnya mulai jam 10 dan kata temen-temen sebaiknya dateng pagi-pagi banget supaya antrinya gak parah-parah amat.
Tapi pagi itu ada kabar duka datang, salah seorang sepupu saya meninggal dunia, saya harus melawat dan menjemput Ibu saya dulu sebelum dateng ke persidangan. Akhirnya jam 09 saya cabut ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan di Jalan Ampera, Cilandak Jaksel.
Wuiiiih dari jarak 500 Meter udah macet dan padat kendaraan, yang parah apa? Calo buanyaaak banget heheheh. Akhirnya saya parkir di POM Bensin depan pengadilan, saya tiba sekitar pukul 10:20. Saya langsung diserbu Calo dengan iming-iming bakal cepet prosesnya, 20 menit selesai, gak antri dll.
Tapi saya emang dari awal penasaran, pengen tau kayak apa sih ini sidang tilang, saya tolak calo-calo tersebut dengan baik-baik sambil mengatakan saya mau belajar, mau tau kaya apaan rasanya.
Sampe di POS, sudah ada sekitar 100-150an orang yang antri, BUSET !! dapet jam berapa nih gw, begitu deh kira-kira dalam hati. Saya langsung menuju POS-1 tempat penukaran surat tilang dan dapet nomer antrian. Saya dapet urutan 488, semmentara waktu itu baru nomer 300an.
Tapi ternyata cepet kok, tidak sampai 45 menit nomer saya dipanggil deh, langsung ke loket-2 bayar denda (1 Pasal Rp,80,0000) STNK saya balik deh heheheh... !!
Yagitudeh,,, mudah-mudahan bermanfaat yes !
Subscribe to:
Posts (Atom)






.jpg)






